Posted by: senimanpeta | October 13, 2009

Sepenggal cerita “si Gila Peta..”

Betapa saya tidak menyadari setelah sekian lama. Dan baru pada akhir-akhir ini saya menyadari bahwa hidup keseharian dilalui dengan GIS, peta lagi hahaha. Memang sudah lama menekuni bidang ini alias menjadi senimanpeta, tapi saya baru menyadari bahwa peta ternyata telah mempengaruhi bahkan mungkin sudah terintegrasi dalam hidup sehari-hari. Nampaknya sederhana, tetapi setelah saya renungi, ini semua karena peta. Rupanya hal-hal sederhana sering kali luput dari perhatian dan pemahaman.

Kalau saya mereview salah satunya kejadian semalam misalnya. Tujuan utama saya keluar kamar ada 2 hal, yaitu makan malam bersama teman kost lama dan ke apotik membeli obat. Saat itu saya menyadari kalau isi dompet menipis. Kemudian secara spontan saya berangkat berkendara. Baru sesampainya kembali ke kamar saya sadar. Apa yang telah terjadi tadi sangat berkaitan dengan peta. Ternyata setelah saya review, jalur berkendara saya itu sistematis, urut dan rute terbaik. Dimulai dari pergi ke ATM karena perlu ambil uang, ke lokasi janjian makan, kemudian ke apotik, kemudian pulang. Tanpa disangka-sangka ternyata sistematis jalur dan urutan yang saya jalani.

Rute

Rute

Setelah keluar berkendara, saya tidak langsung ke lokasi warung makan, tetapi ke ATM terlebih dahulu. Sadar, karena dompet isi uangnya kemungkinan tidak cukup buat membayar makan malam. Akhirnya mampir dahulu ATM baru kemudian meluncur ke lokasi yang telah disepakati untuk makan itu. Pulangnya, karena terbentang jalan se- arah, saya mengambil lurus dari arah tempat makan malam tadi, baru belok ke kanan menuju jalur se-arah menunju titik awal saya berangkat (timur). Baru kemudian mampir ke Apotek dan bergegas pulang.

Kenapa tidak ke Apotek terlebih dahulu?, setelah saya renungkan kenapa, akhirnya logika saya menemukan 2 alasan. Alasan pertama jelas karena tidak yakin isi dompet cukup untuk mengcover pembelian to. Alasan kedua terlebih posisi Apotek ada di kanan jalan, perlu menyeberang ke kanan kalau datang dari arah titik start. Akan lebih enak kalau dalam perjalanan kembali, karena sudah pasti dari sisi kiri jalan langsung, tidak perlu menyeberang, tinggal menepi. Lebih aman daripada menyeberang. Maklum disini orang berkendara sering asal ngebut saja, jadi perlu ekstra hati-hati kalau mau menyeberang. Akhirnya saya berseru sendiri dikamar , “Aha.., gila peta ini ada gunanya..at least membuat efisien perjalanan”. :).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: