Posted by: senimanpeta | July 4, 2009

oh..Topologi..

Dalam dunia senimanpeta, secara sederhana saya memahaminya sebagai hubungan spasial/keruangan. Kalau mau ingin membaca definisi secara rumit sih bisa ke http://en.wikipedia.org/wiki/Topology. Kalu saya makasih aja deh.. 🙂 .

Walau sudah cukup lama menekuni dunia senimanpeta, kalau harus berjibaku dengan topologi saya pasti ngoceh ini olah raga tangan kanan dan mata lagi. Tapi mau tidak mau suka dan tidak suka itu harus ditempuh agar mendaptkan data yang benar-benar baik. Tidak sekedar hanya tampilannya saja. Yang sering bermasalah adalah poligon..!!!. Sepintas dilayar tampak indah sekali, setelah diproses, misalnya dissolve berdasarkan salah satu kolom atribut didalamnya, mawut. Kadang ada tampilan yang hilang atau luasannya jadi lain karena hubungan spasialnya tidak betul-betul solid, kuat..

Hitungan, analisis menggunakan data yang kondisinya seperti itu beresiko, tidak akurat, ngaco. Mau tidak mau topologinya perlu dicek ulang. Zaman pake Arc/Info 3.5.1, harus berjibaku olah raga 2 tangan, mengetik command plus mengarahkan kursor ke bagian tidak betul. Zaman ArcGIS sekarang ternyata tetap sama, tidak bisa dengan melotot topologi itu bisa benar. Tetap aja butuh ketekunan, kesabaran untuk membetulkannya untuk tiap kesalahan. Bisa kebayangkan, bagaimana shapefile itu dibentuk dari digitasi, editing (termasuk pemeriksaan topologi semacam ini). Ada yang mengerjakan, butuh waktu dan tenaga. Wajar kalau ada yang menghargai data yang bagus ini dengan nominal dan tidak memberikan free access.

Yang tidak mengerti dunia senimanpeta, mungkin tidak mengerti permasalahan ini dan menganggap data itu remeh dan mudah sekali. Seperti mengucapkan sim sa la bim, maka wusssss setelah asap menghilang shapefile ada. Dari banyak pengalaman berjibaku dengan dunia senimanpeta, saya cuma senyum kecil aja ketika denger ada yang ngomel-ngomel karena cuma dikasih peta JPEG atau TIFF. Untung sudah dikasih. Dan bila tidak dikasih, yang kita tetap harus terima. Dapat, tapi tidak lengkap ngomel juga?. Ya untung masih dapat dan tidak pulang dengan tangan hampa.

Saya pernah dapat hanya peta JPEG, akhirnya saya digitasi ulang walau menyita waktu juga hehehe. Proses analisisnya saya tunda untuk memberesi data akhirnya. Ngomel tidak membuat datanya jadi soalnya dan kalau datanya tidak jadi, kapan analisis..? kapan menjawab pertanyaan..?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: