Posted by: senimanpeta | July 11, 2008

Standarisasi

Saya sudah lama tergelitik dengan kata “standarisasi” khususnya yang berhubungan dengan
data spasial. Penting..ini..!!!. Mengapa,,?, Kita sepakat, peta bisa jadi sarana komunikasi visual to… Agar didalam komunikasi didapatkan pemahaman yang sama, maka perlu bahasa peta
yang sama. Lha wong kalau anda berbicara ada unggah-ungguhnya, sopan santun, tata cara biar
yang diajak berbicara paham dan tidak marah. Misalnya anda itu cah jogja, pandai,lihai
berbahasa prokem situ, macem begini, poya hoho dab..(= tidak apa mas) etc, dan anda ngomong
model begitu dengan kawan dari batak, bah..macam mana pula..?, tidak nyambung, bisa malah
jadi berantem.

Begitu pentingnya standarisasi agar tidak menimbulkan pemahaman yang salah.
Standarisasi itu dituangkan dalam protokol, begini begitu, yang ini dan yang itu dituliskan.
biar orang lain yang membaca data spasial ngeh..
Saya jadi ingat pengalaman beberapa waktu lalu, diminta plotting titik dari suatu lokasi yang didapatkan dari GPS. Katanya dari data monitoring resource use dilaut atau apalah…. Setahu saya diprotokol kami, data titik dari GPS disepakati ditulis dalam kolom terpisah dengan format Derajad, menit desimal. Lha saya itu diberi data yang ternyata ditulis polos satu kolom tok. Ambil contoh 1194521, pemahaman anda bagaimana? Apa itu 119 derajad 45 menit dan 21 detik, atau 119 derajad 45,21 menit atau 119,4521 dalam format decimal degree. Salah memahami titik tadi kalau diplot mleset,tidak semestinya. Bisa jadi titik jauh diatas daratan, padahal katanya survey dilaut.

Cerita itu gambaran saja, betapa standarisasi itu akan memudahkan orang lain memahami, menjadikan suatu proses berjalan efisien. Kalau anda bukan orang spasial, anda juga bisa menerapkan standarisasi sendiri, buat anda sendiri boleh. Ndak usah yang sulit dan rumit. Misalnya dengan penamaan file spreadsheet anda, dokumen word anda. Coba misalnya diberinama dan tanggal up date, biar mudah dikenali. Dan jangan/hindari menggunakan nama yang membuat anda sendiri pusing mengenali. Anda aja pusing, apalagi orang lain yang melihat file-file anda.
Contoh: Cvsaya11May2006.doc isinya file curriculum vitae yang terakhir di up date 11 May 2006. Jangan diberinama telokaspo.doc, giliran anda mencari file cv, kalau lupa nama filenya pusing sendiri. Jika file *.doc anda buanyak.., wis tambah perkara lagi. Tidak efisien to jika anda mencari file itu butuh 1 jam, karena perlu lihat folder sana-sini?

Akhirnya kalau saya boleh bilang, dalam scope kecil, standarisasi dimulai dan dilaksanakan sendiri. Kalau tidak dicoba, yang mana tahu manfaatnya. Wis

Advertisements

Responses

  1. Saya selalu berusaha teratur menstandarisasi nama file, tapi lama-lama capek juga.

    Etapi keberadaan desktop search semacam Spotlight, Magellan, Google Desktop Seach, dan Windows Search di Vista itu bikin orang jadi malas menstandarisasi.

  2. kalo saya asal aja… misal proposal, proposal baru, proposal paling baru, proposal terbaru sekali, proposal anyar

    πŸ˜€

  3. aku jg di geografi πŸ™‚ salam kenal ya..
    ngomong2 ttg standarisasi spasial yang muncullah sebuah pertanyaan : standar mana yang mesti kita ikuti?? sementara instansi pemerintah yang “bergerak dibidang peta” itu diragukan ke-absahan datanya πŸ™‚
    beberapa kali aku diketawain dosen gara-gara pake acuan atao standarnya mereka, menyebalkan bukan??

    kalo data yang lain mah beres bos! mungkin terbiasa dengan database kali ya…

  4. kasus klasik..,

    eh dulu akhir tahun 2005 saya ikut seminar tentang data spasial. katanya ada ISO data spasial begitu. tapi embuh dipakai belum.

    at least kita mengacu pada standard yg dipakai banyak orang aj deh…yang bisa diterima dan masuk akal.
    eh atau mau kemlinthi pake standard diri sendiri?? hehehe

    eh harusnya dosennya ditanya, bapak/ibu ikut standard mana? bolehkah saya tahu, kalau itu baik dan benar saya boleh pakai?.., atau mari kita diskusikan bersama bagaimana baiknya..karena data ini begini data itu begitu..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: